Ada dua jenis musik yang didominasi lengkingan vokal tinggi, yaitu musik opera dan rock/metal. Dalam opera, nada tinggi umumnya dinyanyikan dengan konsisten, sementara pada rock/metal, umumnya dikeluarkan pada moment-moment tertentu.
Pada rock/metal, nada tinggi identik dengan pameran power dan range vocal sang vokalis. Tidak jarang diawali dengan nada rendah yang semakin lama semakin meninggi. Biasanya, vokalis (pria) dengan range vokal mencapai 3 oktaf sudah dianggap baik, mencapai 4 oktaf sudah termasuk luar biasa, masuk kategori good screamer! Di atas itu saya kurang suka, karena bunyinya mungkin sudah mirip siulan atau kicauan burung.
Tapi, modal menjerit saja sebenarnya tidak cukup, tanpa dukungan teknik, warna suara, emosi, moment dan nada yang pas. Saya menyebut vokalis-vokalis yang mampu menjerit dengan mengesankan dengan sebutan: elegant screamers.
Berikut saya akan mengenalkan beberapa elegant screamers. Tapi sebelumnya, saya ceritakan dulu sedikit teori musik.
Oktaf
Bagaimana cara mengukur oktaf? Mudah saja, nyanyikan do-re-mi-fa-sol-la-si-do dengan nada serendah mungkin, kalau mampu (pasti mampu sih!) berarti range vokal Anda sudah berhasil mencapai 1 oktaf. Lanjutkan nada tadi mulai dengan do yang sudah 1 oktaf lebih tinggi, jika berhasil lagi, berarti range vokal sudah mencapai 2 oktaf. Begitu seterusnya, sampai not tertinggi yang mampu Anda capai.
Bisa jadi, Anda menggunakan teknik falsetto untuk mencapai nada tinggi. Tidak masalah, tetapi akan membuat suara Anda berubah. Vokalis metal yang terkenal dengan teknik falsetto-nya adalah King Diamond. Dengarkan lagu-lagunya, suara normalnya dan falsetto-nya seperti nggak nyambung. Tetapi dengan cerdik, King Diamond seolah membuatnya menjadi dua karakter yang berbeda, sesuai dengan lyrics King Diamond yang selalu berupa rangkaian cerita (concept album) dan melibatkan lebih dari satu karakter.
Tools
Untuk mengukur not sang vokalis, Anda bisa menggunakan alat musik, misalnya gitar atau keyboard. Saya menggunakan software sederhana Virtual Midi Keyboard yang dapat didownload di http://www.granucon.com/vmk.html. Tampilannya adalah sebagai berikut:

Seperti kita lihat, keyboard tersebut memiliki range 4 oktaf, kalau kita anggap dimulai dari C1 (do oktaf 1), maka akan berakhir di C5 (do oktaf 5). Begitu kira-kira.
Tools lainnya adalah telinga, untuk mengukur not, dengarkan jeritan sang vokalis dan cari not-nya sama dengan not yang mana. Kalau agak susah membedakan, bisa dicari rangkaian not-nya dulu, baru dimainkan bersamaan sambil dengerin lagunya.
Sekarang kita mulai menampilkan beberapa Elegant Screamers! Nada diukur menurut telinga saya, jadi tolong dikoreksi kalau salah :)
B4
Kalau mau mencoba kemampuan vokal Anda, coba nyanyikan lagu romantis Air Supply yang berjudul "Making Love (Out of Nothing At All)". Nada tertinggi adalah B4. Memang cukup unik, Air Supply terkenal dengan lagu-lagu mellow bervokal tinggi dan bening, yang dinyanyikan oleh sang vokalis utama, Russell Hitchcock.
Not yang sama dicapai oleh kelompok hard rock Alias pada lagu ballad yang terkenal: "More Than Words Can Say", melalui suara indah sang vokalis: Freddy Curci.
E5
Kalau sudah mencapai not ini, suaranya sudah dapat dikatakan melengking. Lagu yang dapat mencapainya adalah "Lagu Kebebasan" dari band Indonesia, Power Metal. Sang vokalis, Arul Efansyah, bagi saya adalah vokalis metal terbaik Indonesia hingga saat ini, saya belum mendengar vokalis Indonesia lain yang dapat menyamai kharisma vokalnya.
Vokalis lainnya yang mampu menyentuh E4 adalah Benjamin Sotto dari Heavenly, dengan lagu yang kebetulan favorit saya "The World Will Be Better".
Bruce Dickinson dari Iron Maiden juga mencapai E4 melalui lengkingannya pada ending lagu "Where Eagles Dare".
Sekedar perbandingan, not tertinggi pada lagu "My Heart Will Go On" Celine Dion berada di Eb4, setengah nada lebih rendah (ingat bagian "will stay, forever this way..."). Berarti para cowok-cowok metal ini mampu menyanyikan soundtrack Titanic! (kebayang nggak sih Arul/Benjamin/Bruce Dickinson nyanyi "My Heart Will Go On", ntar sambil sesunggukan lagi!).
F5
Pada masa jayanya, Don Dokken adalah salah satu elegant screamer favorit saya. Lagu "Standing In The Shadows" (1987, album Back for the Attack dari Dokken) menampilkan range vokal Don yang lebar.
Contoh lainnya, Michael Kiske sewaktu masih tugas di Helloween pada ending "I Want Out".
F#5
Naik setengah nada, dipecahkan oleh W. Axl Rose dengan lagu "I.R.S" dari album Chinese Democracy. Sebenarnya nggak nyangka Axl bisa mencapai not ini, walaupun tadinya saya kira sudah nyampe G4 (sama dengan "She`s Gone" dari Steelheart), tapi setelah didengerin lagi, kok lebih masuk di F#4.
Lagi-lagi, Michael Kiske waktu ngantor di Helloween juga mampu mencapai not ini, pada ending "Someone`s Crying".
G5
Jreng..jreng..ini adalah note keramat, yang mampu menjerit sampai G4 berarti bisa nyanyiin "She`s Gone" dari Steelheart, dengan vokalisnya yang tukang jerit: Miljenko Matijevic alias Mili.
Dan yang mengejutkan, ternyata ada (banyak) yang bisa! Yaitu:
Don Dokken pada ending lagu "Kiss of Death" (Dokken, 1987). Walau memang terlihat dicapai dengan susah payah oleh Don.
Bruce Dickinson pada ending lagu "Aces High" (Iron Maiden, 1984).
Michael Kiske (waktu nongkrong di Helloween) dengan lengkingannya setelah solo gitar pada lagu "The Chance". Walau cuma sekali, lengkingannya di sini sudah benar-benar mirip dengan Mili, clean dan panjang.
G#5
Naik setengah nada, weekkss.. emang ada yang bisa selain tikus kejepit pintu? Yoi, dia adalah:
Mili Matijevic (Steelheart), pada ending "I`ll Never Let You Go" Michael Sweet (Stryper), pada ending "The Reign" (album "In God We Trust", 1988)
amit-amit deh...
A5
Ternyata acara jerit-jeritan belum selesai karena ada yang sanggup naik setengah nada lagi ke A5. Yaitu:
(lagi-lagi) Mili Matijevic (Steelheart), pada lagu "Steelheart" (album "Tangled In Reins", 1992). Mungkin lengkingan Mili yang tertinggi sepanjang karirnya.
Geoff Tate (Queensryche) pada lagu "Take Hold Of The Flame" (album "Warning", 1984). Sama, lengkingan Geoff Tate yang tertinggi sepanjang karirnya. Khusus Geoff Tate yang bersuara berat, mampu mencapai nada ini benar-benar sesuatu yang ajeb-ajeb (ajaib maksudnya).
C6
Nada terakhir dalam Virtual Midi Keyboard, ternyata ada yang bisa mencapainya walaupun suaranya sudah hampir kayak burung. Yaitu Michael Sweet (Stryper) dengan lagu "In God We Trust". Weleh..weleh...

Michael Sweet (Stryper)
Stryper masa muda, Michael Sweet mencapai nada In God We Trust dengan sempurna, live, sambil ngegitar pula!
Sekian dulu, kalau ada salah pendengaran mohon dimaafkan dan dikoreksi. Masih ada vokalis-vokalis elegant screamers lainnya seperti Rob Halford, Midnight, Andre Matos, dan lain-lain. Lain kali ya :p
|
|