Tribute Iron Maiden?
Memangnya perlu berapa versi "The Trooper" lagi yang perlu didengar?! (biarpun ekor-ekornya tetap pengen denger juga)
Begitu yang terlintas dalam pikiran saya saat membaca kabar adanya rekaman tribute ini, yang disertakan dalam majalah Kerrang! edisi 1219.
Tapi setidaknya, tribute ini memiliki keistimewaan karena ada dua nama besar yang nimbrung, yaitu Metallica dan Dream Theater.
Ditambah lagi dengan generasi muda seperti Avenged Sevenfold atau Trivium (band lainnya terus-terang belum pernah dengar, kuper juga ya reviewer satu ini!).
Berhubung rata-rata lagu Iron Maiden sudah mendarah-daging di setiap urat nadi, saya nggak berharap mendengarkan versi lagu-lagu Iron Maiden yang mirip dengan aslinya, yang justru menarik untuk ditunggu adalah cover version yang mampu menampilkan lagu lama menjadi sesuatu yang fresh, yang mampu membuat kita ingin mendengar ulang lagu-lagu yang sudah sangat familiar.
Di review ini, saya menilai setiap track, apakah masuk dalam kategori "fresh". Tentunya menurut telinga saya, yang bisa saja berbeda dan unik sesuai dengan selera masing-masing pendengar :)
01. Black Tide - Prowler
Prowler dibawakan oleh Black Tide dengan semangat khas power metal, walaupun nggak ada variasi yang terlalu menonjol, kecuali pada bagian solo gitar, yang buat saya terdengar lebih baik dibandingkan versi asli Iron Maiden.
status: passed
02. Metallica - Remember Tomorrow
Kebanyakan orang akan mengiyakan jika Bruce Dickinson disebut vokalis terbaik Iron Maiden, tetapi rasanya nggak akan ada yang mengatakan Paul Di`anno vokalis yang buruk jika pernah mendengar Remember Tomorrow.
Hampir seluruh kemampuan Paul Di`Anno tercurahkan dalam Remember Tomorrow: range suara yang luas, teknik vokal, dan yang terutama mampu memberikan nuansa jiwa yang (bener-bener) terluka dan sedih pada lagu tersebut.
Jika Metallica mengusung Remember Tomorrow, tentunya secara kualitas bermusik nggak perlu diragukan lagi.
Hetfield dkk mampu membawakannya dengan ciri khas Metallica, sehingga menarik buat disimak. Walaupun dari sisi vokal, James Hetfield masih belum dapat menyamai Paul Di`anno di lagu ini, sekalipun Hetfield memiliki vokal dan kharisma yang khas (pendengar Metallica pasti tahu di mana khasnya vokal Hetfield!).
status: passed
03. Avenged Sevenfold - Flash Of The Blade
M. Shadows selaku vokalis Avenged Sevenfold mungkin nggak akan mengambil resiko menirukan vokal tinggi dan operatik Bruce Dickinson pada lagu seperti Aces High atau Where Eagles Dare, tetapi lain masalahnya jika yang dinyanyikan adalah Flash Of The Blade. Benar-benar merupakan pilihan sempurna dan cocok untuk gaya vokal Shadows, Avenged Sevenfold juga sukses memasukkan harmoni vokal mereka yang khas pada lagu ini.
status: passed
04. Glamour Of The Kill - 2 Minutes To Midnight
2 Minutes To Midnight dibawakan Glamour Of The Kill dengan sedikit modifikasi di sana-sini, dan yang paling menarik adalah kreativitas sang drummer, yang nampaknya sangat menikmati bereksperimen dalam lagu ini tanpa terkesan berlebihan.
status: passed
05. Cohead & Cambria - The Trooper
Salah satu lagu wajib Iron Maiden, dan singkat kata, memang susah membawakan lagu ini sama gagah dengan versi aslinya. Nggak ada yang istimewa dari Cohead & Cambria.
status: failed
06. Devildriver - Wasted Years
Devildriver membawakan Wasted Years dengan vokal growl khas thrash metal, sehingga terdengar cukup berbeda dari aslinya. Sayangnya, nggak menjadi lebih baik dibanding versi originalnya.
status: failed
07. Sign - Run To The Hills
Tanpa ampun, Sign merombak habis Run To The Hills sampai nyaris sulit dikenali lagi. Dibawakan dengan gaya alternative-rock, dan menghilangkan seluruh ciri Iron Maiden. Walaupun buat saya nggak sebaik aslinya, tetapi lagu ini termasuk unik, fresh, dan nekad.
status: passed
08. Dream Theater - To Tame A Land
Salah satu track yang paling ditunggu-tunggu! Sayangnya, Dream Theater nggak berniat merombak To Tame A Land (yang memang sudah cukup progressive), dan memilih membawakan versi ini mirip dengan aslinya. Merupakan track yang menarik kalau saja kita jarang/belum pernah mendengar versi asli To Tame A Land, tapi bagi yang sudah sering muter versi aslinya, maka (mau nggak mau) yang paling kentara dibandingkan adalah vokal James LaBrie vs Bruce Dickinson, and it`s not an easy job, Brie! Terutama karena vokal Bruce Dickinson di album Piece Of Mind adalah saat sedang masa emasnya, LaBrie jelas kalah gagah di lagu ini.Improvisasi duel solo gitar - keyboard oleh John Petrucci dan Jordan Rudess juga nggak banyak menolong.
status: failed
09. Madina Lake - Caught Somewhere In Time
Saya nggak pernah tahu nama Madina Lake sebelumnya, dan bagaimana musiknya. Tapi yang jelas, Madina Lake cukup berani membelokkan Caught Somewhere In Time. Lagu yang aslinya cepat, epic, melodic, dan bertenaga berubah menjadi bergaya dark, nu-metal, ibarat operasi plastik yang sukses besar.
Yang nggak sukses adalah, hasilnya cenderung monoton dan kurang greget. But still nice try!
status: failed.
10. Gallows - Wrathchild
Wrathchild dibawakan dengan tempo yang sedikit lebih cepat. Tetapi nggak ada yang istimewa, dan hampir nggak berkesan.
status: failed.
11. Fightstar - Fear Of The Dark
Fightstar membawakan Fear Of The Dark dengan sedikit improvisasi pada kocokan ritem gitar yang rapat, selebihnya bisa dikatakan nggak ada variasi yang berarti, juga vokalis Fightstar jelas belum mencapai kelas Bruce Dickinson.
status: failed
12. Machine Head - Hallowed Be Thy Name
Hallowed Be Thy Name , bisa dibilang menampilkan salah satu performa vokal terbaik Bruce Dickinson, dan singkat cerita, cover version ala Machine Head masih jauh dibawah versi aslinya.
status: failed
13. Trivium - Iron Maiden
Walaupun merupakan lagu wajib pada rata-rata live Iron Maiden, tetapi saya pribadi kurang tune in di versi original lagu ini. Mungkin itu juga sebabnya, versi Trivium ini buat saya masih bisa mengimbangi versi aslinya (yang memang nggak gitu suka), cukup dinamis, bertenaga, dan... metal!
status: passed
14. Year Long Disaster - Running Free
Lagu sing-a-long favorit dari Iron Maiden, terdengar terlalu familiar sehingga bagi yang telah (sangat) terbiasa mendengar Running Free, mungkin nggak akan mendengarkan versi Year Long Disaster ini untuk kedua kalinya.
status: failed
15. Ghostlines - Brave New World
Satu-satunya lagu tahun 2000-an di tribute ini. Di sini, Brave New World menjadi bernuansa moody dengan latar akustik, kreatif tetapi nggak terlalu menarik, kecuali kalau kebetulan mood kita lagi nyambung, namanya juga bernuansa moody...
status: failed/passed (tergantung mood)
|
|