Biarpun Gamma Ray sering dianggap berada dibawah bayang-bayang Helloween, tapi tidak berlaku untuk vokalis/gitar sekaligus pendiri Gamma Ray: Kai Hansen, dewa-nya power metal. Ibarat Dave Mustaine di dunia thrash metal, Kurt Cobain di dunia grunge, atau Jean Claude Van Damme dengan 360 derajat split kicknya (hmmm yang terakhir sepertinya kurang nyambung).
"Everything that Kai Hansen touches will turn into gold!" begitu kira-kira penggemar power metal mendeskripsikan sosok Kai Hansen. Tidak berlebihan, kalau dilihat dari sederet lagu ciptaannya yang melegenda seperti Ride The Sky, Victim of Fate, Halloween, I Want Out, Future World (era Kai saat di Helloween), lalu era Gamma Ray (1990 sampai saat ini): dengarkan kedahsyatan Lust for Life, The Silence, Land of the Free, Valley of the Kings, dan masih banyak lagi. Belum kontribusinya sebagai vokalis/gitaris di satu atau beberapa lagu dari Avantasia, Angra, Iron Savior, Blind Guardian, atau Heavenly. Intermezzo: menurut http://www.googlefight.com, pertempuran "Kai Hansen" vs "Michael Weikath" (pentolan Helloween) memperlihatkan, tendangan Kai berhasil membuat Weiki terpental dengan score telak seperti pada gambar dibawah ini.

Album "To The Metal" merupakan album studio Gamma Ray yang ke 10, dirilis pada 29 Januari 2010. Dari judulnya saja, sudah menggambarkan bahwa Gamma Ray tetap konsisten di jalur power metal. Sejak awal mula didirikan, mendengarkan Gamma Ray berarti mendengarkan kolaborasi double gitar yang dinamis, permainan bass yang lincah (terutama sejak Dirk Schlachter memutuskan pindah dari posisi gitaris menjadi bassis), gempuran drum sarat energi, dan tentu saja vokal yang mampu melengking tinggi.
Lagu "Rise" merupakan track yang megah dan melodik khas Gamma Ray, powernya tidak kalah dengan band power metal yang lebih muda. Dilanjutkan dengan "Deadlands" yang menurut saya bahkan bernuansa lebih liar dan galak dibandingkan "Rise".
Tempo mulai diturunkan pada lagu "Mother Angel", harmoni duet solo gitar yang indah dengan teknik tapping dipamerkan Kai/Henjo dengan iringan latar keyboard pada bagian tengah lagu. Berikutnya "No Need To Cry" adalah sebuah ballad (Gamma Ray memiliki keahlian tersendiri dalam meramu lagu ballad). Pada lagu ini, reff. yang melodius tidak akan mudah hilang dari ingatan, bahkan solo gitarnya walaupun sekilas terdengar sederhana, tetapi sebenarnya sangat menyentuh dan indah, jadi ingat James Hetfield dari Metallica (salah satu master solo gitar yang simple tapi keren). Tidak ketinggalan, Dirk Schlachter sebagai penciptanya ikutan menyumbangkan vokal, walaupun lead vokal tetap dinyanyikan Kai Hansen.
"Empathy", sebuah lagu dengan komposisi padat dan multi-layered, sekali lagi menunjukkan solo gitar bermutu tinggi tanpa perlu teknik rumit, hanya perlu timing dan nada yang tepat.
"To The Metal" tampaknya lagu yang diciptakan khusus untuk sing along, kabarnya telah dibawakan pada konser-konser Gamma Ray bahkan sebelum album ini dirilis.
"All You Need To Know" menampilkan bintang tamu istimewa: Michael Kiske! Berduet dengan Kai Hansen, walaupun terdengar sedikit janggal karena bagian vokal Kai begitu sangar, tetapi bagian Kiske begitu mendayu-dayu dan hanya mengambil porsi di bagian reff. saja. Tetapi tetap merupakan sebuah lagu yang dahsyat, walaupun sebenarnya ekspektasi saya jauh lebih besar karena masih terngiang dahsyatnya vokal Kiske di ending lagu "Land of the Free" (1995) yang tidak pernah bisa ditiru Kai Hansen dengan sempurna pada saat konser.
Reff. "Time To Live" dijamin membuat kepala para headbanger bergoyang, arpeggio cepat dan akurat terdengar sangat nikmat pada bagian solo gitar (by Henjo Richter?).
"Shine Forever" juga merupakan salah satu highlight di album ini. Menonjolkan permainan bass agresif dari Dirk Schlachter, dengan chorus megah, dan tentu saja, sangat power metal! Dilanjutkan dengan "Chasing Shadows" yang semakin mengukuhkan Gamma Ray sebagai biangnya power metal bermutu tinggi.
Secara keseluruhan, album ini bukanlah album terbaik Gamma Ray, tetapi tetap merupakan karya emas yang solid. Beberapa kabar memberitakan Gamma Ray kemungkinan akan konser di Indonesia pada bulan april 2010, entah apakah benar karena pada jadwal "To The Metal - Tour 2010" di website resmi Gamma Ray sendiri belum mengkonfirmasikan hal ini. Kita nantikan saja!
Track List: 01. Rise 02. Deadlands 03. Mother Angel 04. No Need To Cry 05. Empathy 06. To The Metal 07. All You Need To Know 08. Time To Live 09. Shine Forever 10. Chasing Shadows
Members: * Kai Hansen - Guitars, Vocals * Henjo Richter - Guitars, Keyboards * Dirk Schlächter - Bass, Vocals on "No Need To Cry" * Dan Zimmerman - Drums
Guest: * Michael Kiske - Vocals on "All You Need To Know"
|
|