|
|
Review Album
Megadeth - Endgame (2009)
| Genre | : | Thrash Metal |
| Contributor | : | Joko Nurjadi |
| Score | : | 3/5 (avg. score: 3.00) |
| Visitor View | : | 1464 |
|
|
|
|
|
Apa yang terbayang saat mendengar kata "MEGADETH"? Kalau jawabannya adalah salah satu dari: musik yang rumit, suara vokal yang tiada duanya, tukang gonta-ganti gitaris, atau orang yang pernah menghajar James Hetfield, maka tidak salah lagi, Megadeth yang Anda maksud adalah salah satu dari THE BIG FOUR pionir dunia thrash metal.
Walaupun sering gonta-ganti personil, formasi Megadeth yang sering dianggap paling "mengerikan" adalah formasi Dave Mustaine (vokal/gitar), Marty Friedman (gitar), Dave Ellefson (bass), dan Nick Menza (drums), formasi ini pernah melahirkan album keramat berjudul "Rust In Peace" (1990).
Sekarang, formasi tersebut tinggal kenangan, gantinya adalah Chris Broderick (gitar), James Lomenzo (bass), Shawn Drover (drums), dan tentunya Dave Mustaine (vokal/gitar). Chris Broderick yang ex. Jag Panzer merupakan gitaris dengan skill tinggi, disebut Mustaine sebagai gitaris terhebat yang pernah dimiliki Megadeth (komentar yang mungkin membuat Marty Friedman di Jepang sana bermuram durja). James Lomenzo sudah lama dikenal sebagai bassist... WHITE LION! Yah, tidak perlu protes, setidaknya "À Tout Le Monde"" tidak lebih galak dibanding "You`re All I Need"-nya White Lion, tapi percayalah, Dave Mustaine tidak sedang mabuk saat merekrut James Lomenzo. Shawn Drover? Dia adalah drummer unik dengan gaya open handed drumming, menggebuk snare drum dengan tangan kanan.
Formasi ini, menelurkan album anyar bertajuk "Endgame", yang jelas bukan berarti Mega-end alias akhir dari Megadeth, karena power dan energi album ini tidak berbeda dengan Megadeth 1-2 dekade silam.
Lagu pembuka berjudul "Dialectic Chaos" merupakan sebuah track intrumental, yang memang cukup lazim dalam genre heavy metal. Tetapi dalam sejarah Megadeth, hal ini jarang-jarang dilakukan. Tercatat track instrumental sebagai pembuka hanya terdapat pada album "So Far So Good... So What!" (1988) dengan "Into The Lungs Of Hell".
"Dialectic Chaos" sarat dengan solo gitar brutal dari Mustaine dan Broderick, bagi yang mengenal style solo gitar Mustaine sebagai satu-satunya personil tetap Megadeth dari awal mula, tidak sulit membedakan porsi solo Mustaine dan porsi Broderick. Solo Broderick yang sesekali menggunakan teknik sweep picking dan arpeggio memberi warna baru pada musik Megadeth (walaupun Marty Friedman juga biangnya solo sweep picking + arpeggio, tetapi tidak diforsir sebanyak ini di Megadeth).
Tanpa tedeng aling-aling, pada lagu kedua Dave Mustaine langsung "menggerutu" diiringi dengan hamburan riff gitar yang rumit dan melodi gitar yang mencuri-curi, full speed dan powerful. Telinga awam akan mengatakan ini lagu hancur-hancuran yang dimainkan saat mabuk, tetapi telinga Megadeth-mania paham benar lagu seperti ini hanya dapat diciptakan dan dimainkan oleh musisi-musisi jenius sekaliber Mustaine dkk. Kalau dibandingkan dari sisi kompleksitas, sang rival abadi Metallica pun belum dapat menandingi Megadeth.
Lagu selanjutnya, "44 Minutes" menurunkan tempo permainan, lagu ini menampilkan chorus yang catchy, sekilas merupakan komposisi sederhana (untuk kelas Megadeth), tetapi kalau didengar sampai ke bagian solo gitar, maka kesan yang didapat adalah Mustaine/Broderick = pasangan baru duo gitaris papan atas dunia! Dan mungkin kuping Marty Friedman akan panas mendengar permainan cepat dan rumit Broderick di akhir lagu yang sedikit nge-Cacophony.
Lagu menarik lainnya adalah "Bodies", yang merupakan track yang memuat "signature" khas Megadeth: dentuman bass-line yang gagah dibalik riff patah-patah (bukan goyang patah-patah lho!), dan chorus yang friendly di telinga fans Megadeth.
"The Hardest Part of Letting Go... Sealed With A Kiss" mungkin merupakan lagu yang paling mudah diingat (lagunya, bukan judulnya). Lagu yang ballad tapi metal dan metal tapi ballad, tergantung dengarnya pas bagian mana. Sekaligus menunjukkan bahwa Dave Mustaine juga bisa bernyanyi dengan "normal" (ini juga tergantung dengarnya pas bagian mana).
Secara keseluruhan, album ini enerjik, agresif, bermutu tinggi, walaupun belum sanggup menandingi "Rust In Peace". Riff ruwet memang banyak, tetapi riff seunik "Holy Wars...The Punishment Due" mungkin hanya tercipta sekali dalam seratus tahun, solo gitar maut juga banyak, tetapi kehilangan eksotika seorang Marty Friedman. Tetapi yang jelas, mendengarkan "Endgame" tetap mengundang decak kagum tak berkesudahan. Mungkin saja, beberapa lagu dalam album ini akan menjadi favorit Anda.
|
|
|
|
|
|
Komentar
|
comment by sixx on 26 September 2009 01:30:32
yo all salam metal semuanya.
udah denger album baru megadeth. overall : ini album galak, lebih ok ketimbang UA. tapi belum bisa sampe ke level Rust In Peace.
|
comment by Joko Nurjadi on 27 September 2009 10:12:22
agree bro sixx, salam metal memang biarpun andai detik ini Friedman dan Menza gabung kembali ke Megadeth, rasanya masih sulit menelurkan album semantap Rust In Peace. Walaupun believe or not, saya kecewa pertama kali banget dengar Rust In Peace (itu perkenalan awal dengan Megadeth), saya beli kaset RIP cuma karena gitarisnya Marty Friedman yang udah saya tau duluan dari Cacophony, dan ternyata permainan Friedman di RIP yang walaupun sakti, tapi masih jauh dibawah saat duet dengan Jason Becker di Cacophony. 
|
comment by faiza auliana on 27 September 2009 19:56:16
salam kenal bro...Megadeth tuh my first love, walo lebih duluan kenalan sm `kakaknya` metallica`. Kenal sejak album rip trus sempet `putus` sesudah cryptic writing, tp `jadian` lagi pas album ua. Review album endgame positif banget di mana2, tp gw cari cdnya belom nongol di Indonesia ya? Baru dengerin headcrusher, 44 minutes, sama 1320. Megadeth bgt deh soundnya...can`t hardly wait to hear the whole songs... Sayangnya Indonesia gak masuk dlm daftar tournya...
|
comment by Joko Nurjadi on 01 October 2009 14:46:28
Salam kenal bro Faiza, wah putus nyambung dengan Megadeth powernya emang berasa bener di album ini, makin tua makin jadi niyyy 
|
comment by shaka de virgo on 06 October 2009 22:33:37
Pure shredding ear candy...!! God listens to Megadeth...!!! 
|
comment by sixx on 10 October 2009 13:49:32
makin sering didengerin makin asik ni album. layak masuk top list best metal album 2009.
|
comment by mustainez on 14 October 2009 21:50:44
lam knal brew....
gw pertama denger lgu ashes on your mouth dari my husband, fuckin` cool n d skill?no one can compare....next gw denger jg she wolf, dread and the fugitive mind, rust in peace, hangar 18,etc...gw makin g bs di pisahkan dari M e g a d e t h....believe it or not...hard to believe....but, sadly knp marty friedman cabut??!!tp brew..gw blm denger the brand new album, how`s it sound?
|
comment by Joko Nurjadi on 15 October 2009 21:11:52
salam kenal bro mustainez, sama nih.. Marty sedikit banyak bikin Megadeth kurang gahar di seksi gitar, tapi gantinya yang sekarang (Broderick) bisa dibilang bikin Megadeth boleh pamer solo2 maut lagi. Walaupun buat gue, soulnya belum seperti Marty.
|
comment by shaka de virgo on 19 October 2009 19:10:42
Megadeth paradigma baru bro Joko.. Marty emg super keren, tp yg ada biarkan aja tetap ada, dan yg udah gk ada biarkan aja mati, hehehe.. Chris Broderick cannot be stoped..!! Btw review saudades de rock nya mana bro??
|
comment by Joko Nurjadi on 27 October 2009 10:33:44
arrghh... tidak... ditagih reviewnya yoi bro ane usahain, kekekekek.. baru2 ini ngedengerin album barunya primal fear, mantap juga.. Ralf Scheefers masih garang aja 
|
comment by Dirgo Mustaine on 28 February 2010 06:39:13
RIP emang masterpiece-nya Megadeth, meski aku lebih puas denger YOUTHANASIA... emosi personel Megadeth betul2 terjaga di album itu.
Album terbaru aku blm denger, tapi sepertinya tidak akan ada lagi album Megadeth spt RIP & YOUTHANASIA....
|
comment by hangar18 on 23 May 2010 00:04:09
dave mustaine is the best........hahahaha
|
comment by Ragazyga on 06 July 2010 00:06:17
Di Saat james lomenzo masih "....Youre all i need...blablabla..." karo miswa-nya jeng ayu azhari ....
 
Si dave lagi...:
"....Holllly Warsssss....!!!!!!!...... . tengting...
treengtrewengwengwengwnegwuenggweng ...ting.........! "
di tivi yang sama
di tahun yang gak jauh beda 
di genre yang oa ( mit-amit nun jauh di sana bedanya )
itulah musik keras
keras tampang
bukan berarti keras kepalanya
ini mbuktikan kejeniusan dave sebagai musisi yang mampu
mengabsorb seraya mengumpan balik permainan james yang alih-alih dulunya metal, lewat level hard rock sesi dua aja jarang ngkali.... 
kita tunggu aja, kapan si james didepak (lagi)
dan siapakah "lead-bass" ( ini terminologi yg sangat "megadeth", "lead guitar" "lead bass, "lead drum" )
berikutnya?
apakah : billy sheehan yang egonya setara sama beliyau..
ataukah glen benton yang kadar syaithonnya jauh di atas dave dan malah membuat dave nampak anggun memesona juga jadi kliatan ``alim uuuulllama` kalo disandingkan dengannyah..
ataukah dave ingin balas dendam pada james van metallica?
gampang caranya....bujuk saja habis2an si rob trujillo ( yang juga disikat gitu aja oleh metallica dari Eyang Ozzy hehehe, hidup keras opa...hiehehe! gitu kali ya kata jamz ) 
kalo perlu digaji lima kali lipat dari biasanya
trus bilang ke rob : " ini pertamax gan ! "  
pasti jamz langsung setruk 
lars botak lagi hehehehe 
jangan ah...mending pemain bassnya john paul jones aja
biar digampar sama oom Robert tuh si dave Huahahaha... 
apa sting ? 
wiswiswis !!!
|
comment by anjing aparat on 18 July 2010 02:39:15
ane salut sama mustaine, otak semua musik megadeth 
tapi ane lebih salut lagi sama friedman hahahaha 
|
comment by RAGAZYGA on 13 August 2010 16:46:45
HIAHAHAHA...friedman , paten juga tuh kriwil !
eeh ngomong2 websitenya dia itu di-design ama org indonesia lho ( si mayzan ) , skrg marty konon tingga di jepun
HAIKKKKKKKKK !!!!!! HOLY WARSSSS !!!! 
|
comment by boodeeboy on 08 September 2010 00:17:34
RUST IN PEACE....gila nih album..bikin gw merinding ga bosen2 gw denger ,,,,ngulik lead nye friedman ampe jungkir balik.....sialan tuh mustain bikin lagu....emang dewa tuh orang.....hangar18...bikin ngantuk ilang..kayaknye supir metromini yg lagi mabok bisa ilang tuh maboknye nye hahahhh....
|
|