Stratovarius tanpa Timo Tolkki? No problem.
Di tahun 2009 ini, salah satu band power metal legendaris asal Finlandia yaitu Stratovarius kembali mengeluarkan album baru, setelah ditinggal oleh gitaris mereka yaitu Timo Tolkki yang beberapa saat lalu membentuk band baru Revolution Renaissance.
Timo Tolkki memang bukan pendiri Stratovarius, namun memiliki peranan yang sangat besar dalam membentuk warna musik band ini. Dialah yang telah memimpin band ini dan menulis hampir semua (95%) lagu-lagu Stratovarius sejak album pertama mereka tahun 1989.
Walaupun ditinggal oleh Tolkki, namun ternyata Stratovarius tidak merubah arah musik mereka, dan yang paling penting adalah: tidak kehilangan ide untuk membuat lagu! Justru sekarang seluruh anggota band ini (kecuali Jörg Michael) berbagi ide untuk menulis lagu, dan hasilnya: lagu-lagu di album Polaris ini masih terasa Stratovarius banget. Tidak kehilangan unsur-unsur melodic/speed/neo-classical power metal yang merupakan ciri khas mereka selama ini.
Sang gitaris pengganti Tolkki yaitu Matias Kupiainen, merupakan anggota terbaru band ini. Matias memang merupakan nama baru di dunia musik metal, namun memiliki skill gitar yang tidak diragukan lagi. Terlihat dari permainannya yang sangat baik dengan solo-solo maut berhasil dijalaninya dengan mudah.
Di sisi lain, porsi keyboard di album ini rupanya lebih dominan dari album-album sebelumnya, di mana Jens Johansson dengan solo-solo gilanya mendapatkan porsi lebih banyak daripada album-album sebelumnya. Duel-duel antara keyboard dan gitar pun masih terasa mempesona.
Vokal dalam album ini masih dihandle dengan mantap oleh Timo Kotipelto dengan suara khasnya yang clean dan powerful. Tony Kakko (Sonata Arctica) juga ikut menyumbangkan suaranya pada backing vocal, namun suara Tony di sini hampir tidak terdengar.
Album ini dibuka dengan lagu Deep Unknown, yang juga merupakan single. Lagu pembuka ini memiliki tempo yang tidak terlalu cepat. Sedikit mirip dengan lagu Hunting High And Low, namun dengan duel antara gitar dan keyboard yang mantap. Video klipnya bisa dilihat di sini.
Lagu-lagu super cepat khas Stratovarius di album ini yaitu Blind, Forever Is Today dan Higher We Go. Dengan Forever is Today menurut saya merupakan lagu terbaik di album ini. Mengingatkan pada lagu-lagu di masa kejayaan mereka (album Episode & Visions).
Melalui lagu King Of Nothing dan Emancipation Suite (yang dibagi menjadi 2 part), Stratovarius serasa kembali ke era Elements. Merupakan lagu yang slow namun sangat epic.
Sedangkan Winter Skies, Somehow Precious dan When Mountains Fall merupakan lagu ballad yang sangat indah. Terutama When Mountains Fall yang mengingatkan pada lagu ballad dari album Episode yaitu "Forever". Sama-sama dalam format akustik dan diiringi biola.
Perlu diperhatikan pula solo gitar dari Matias yang sangat indah dan emosional di lagu-lagu slow yaitu Winter Skies dan Emancipation Suite I. Anehnya solo gitar pada Emancipation justru mengingatkan pada permainan gitar Timo Tolkki.
Jika dibandingkan dengan album Age Of Aquarius dari Revolution Renaissance (band Timo Tolkki), maka album Polaris ini menurut saya jauh lebih baik. Salut untuk Jens, Timo K, Lauri, Matias dan Jörg yang mampu meneruskan Stratovarius dalam format baru. Sungguh sebuah album yang mantab Stratovarius. Lanjutkan!
Timo Kotipelto – Vocals Jens Johansson – Keyboards Jörg Michael – Drums Lauri Porra – Bass guitar Matias Kupiainen – Guitars Tony Kakko - Backing vocals
|
|