|
|
| Review-review terbaru:
| Sandi Band
Sandi Band Upaya 4 anak muda Leuwiliang untuk memberikan kontribusi melalui jalur musik.
Mayoritas penduduk Leuwiliang tidak asing lagi mendengar lagu-lagu dari Aladdin Band, bahkan banyak anak-anak muda Leuwiliang yang menjadikan lagu-lagu Aladdin Band sebagai ringtone pada telpon genggam mereka, dan stasiun-stasiun radio di daerah Bogor kerap kali memutar lagu-lagu mereka.
Tapi nama Aladdin Band kini sudah tidak ada lagi. bukan karena band ini bubar, namun karena mereka kini telah berganti nama menjadi SANDI BAND. "Tidak ada pergantian personil, personil Sandi Band masih sama seperti Aladdin" ujar Shimon yang merupakan vokalis dan pentolan di Sandi Band. Nama SANDI BAND tercetus bukannya tanpa makna, SANDI merupakan bahasa lain dari kode, dan kode merupakan sebuah teka teki yang penuh dengan misteri. Sama seperti kehidupan ini, kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi pada hari esok. Apakah di hari esok jiwa dan raga kita masih menyatu, dan apakah di hari esok kita masih sanggup untuk bernafas. Tapi apapun yang terjadi di hari esok, yang penting di hari ini kita masih bisa berkarya dan bermanfaat bagi orang...
Read More | Iron Maiden - El Dorado (2010)
Album "The Final Frontier" dari band legendaris Iron Maiden, merupakan salah satu album heavymetal yang ditunggu-tunggu tahun ini. Merupakan album studio ke-15 Iron Maiden yang akan dirilis 16 Agustus 2010, tetapi saat ini single pertama yang berjudul "El Dorado", sudah bisa didownload gratis melalui website http://www.ironmaiden.com.
Diawali dengan gebrakan seluruh instrumen musik, kemudian memasuki intro yang menampilkan permainan hi-hat Nicko McBrain, disusul dengan gempuran khas sang maestro Steve Harris, membentuk komposisi gagah yang membuktikan bahwa Iron Maiden masih bertaring (dibuktikan juga dengan taring Eddie yang makin panjang di cover album).
Walaupun musiknya bertaring, tetapi melodi vokal lagu ini tidak terlalu menggigit, termasuk reff-nya yang tidak terlalu berkesan. Bruce Dickinson juga belum menunjukkan vokal akrobatiknya. Bagian solo gitar cukup menarik, karena membagi porsinya menjadi 3 bagian sesuai jumlah gitarisnya yang memiliki style masing-masing. Kita lihat saja bagaimana "The Final Frontier" akan menggetarkan fans Iron Maiden!
Berikut daftar lagu dari "The Final Frontier":
1. Satellite 15....The Final Frontier (8:40) 2. El Dorado (6:49) 3. Mother Of Mercy (5:20) 4. Coming Home (5:52) 5. The Alchemist (4:29) 6. Isle Of Avalon (9:06) 7. Starblind (7:48) 8. The...
Read More | Piece of Mind (Iron Maiden) vs The Warning (Queensryche)
Saat Iron Maiden merilis Piece of Mind (1983), belum banyak yang memainkan heavymetal dengan kualitas yang setara. Terlebih karena mulai album ini, Nicko McBrain masuk menjadi penggebuk drum yang kesaktiannya langsung dipamerkan sejak detik pertama track pembuka "Where Eagles Dare".
Iron Maiden merupakan band yang bertabur bintang. Musik mereka banyak mengilhami band heavymetal penerusnya, walaupun saya agak heran, kenapa gaya rambut lurus Bruce Dickinson jarang diikuti anak muda masa itu, justru baru heboh trend bonding setelah nongol kelompok F4 dengan sinetron Meteor Garden :|
Pada tahun yang sama, sebuah band asal Seattle yang menyebut diri mereka Queensrÿche, merilis EP pertama berjudul "Queensrÿche". Tidak banyak yang mengenal Queensrÿche saat itu, tetapi ternyata band baru ini sangat berbakat. Sang vokalis Geoff Tate, mengaku terpengaruh oleh Bruce Dickinson (dan Rob Halford). Tapi yang jelas Geoff Tate tidak terpengaruh dengan gaya rambut bonding, dan memilih gaya rambut sendiri dengan jambulnya yang khas (yang juga tidak ada yang berminat meniru).
Tahun berikutnya (1984), Queensrÿche meluncurkan album "The Warning", album ini sempat mendaki peringkat 100 UK Album Chart, lumayan, walaupun belum apa-apa dibandingkan...
Read More | Cover Version Terheboh
Jangan kuatir kalau suatu saat semua kombinasi not musik sudah terpakai seluruhnya dan membuat setiap lagu baru yang diciptakan dituduh plagiat. Karena selalu masih ada kesempatan untuk membuat cover version, kalau perlu membuat cover version of cover version. Cover version sendiri merupakan istilah yang digunakan saat sebuah lagu (yang biasanya ngetop) dinyanyikan ulang oleh penyanyi/artis lain.
Banyak cover version yang dinyanyikan dengan baik, tetapi kalau mirip-mirip saja dengan versi originalnya, kok rasanya kurang segar. Jadi, berikut daftar 10 lagu cover version terheboh yang menimbulkan nuansa baru, menurut versi saya. Kalau ada pendapat lain, silakan ditambahkan di comment :)
10. Nighwish - Over the Hills and Far Away (Gary Moore)
Dari EP Nightwish - Over the Hills and Far Away (2001)
Biarpun aslinya dinyanyikan oleh Gary Moore, Nightwish dengan vokalis cewek (saat itu Tarja Turunen) membawakan lagu ini dengan tidak kalah garang. Memang tidak terlalu berubah dari sisi aransemen dan tempo, tetapi perbedaan mencolok dari sisi vokal dan sound khas Nightwish sudah berhasil membawa versi ini ke alam symphonic metal.
9. Sebastian Bach - Children of the Damned (Iron Maiden)
Dari album Slave to the Power: The Iron Maiden Tribute (2000)
Tidak...
Read More | Wuthering Heights - Salt (2010)
Mendengarkan musik metal bisa berakibat baik dan buruk. Baik jika didengarkan pada saat pindah rumah (karena dapat menambah 68% energi buat ngangkat barang), dan buruk jika didengarkan di kapal laut, bukan karena tidak enak mendengarkan metal saat mabuk laut, tetapi karena beresiko dilempar ke laut oleh orang sebelah yang kebetulan bertubuh besar, penggemar Celine Dion pula.
Tetapi jangan kuatir, karena ada album "Salt" dari Wuthering Heights, yang dapat membawa imajinasi ke tengah samudra tanpa perlu naik kapal, berpetualang dari daratan satu ke daratan lainnya, dengan ramuan musik unik khas Wuthering Heights: Symphonic Speed Power Folk Progressive Metal, begitu kira-kira unsur dominannya. Band lain yang dapat menandingi Wuthering Heights (dari segi kemiripan genre, kualitas, dan... banyaknya personil) adalah Elvenking.
Unsur power metal di album ini sangat kuat, tetapi tidak terjebak dengan pola standar tiga jurus: fast palm mute, blast beats, dan Kiske wannabe. Jurus-jurus Wuthering Heights jauh lebih banyak: permainan tempo yang tidak memberi kita kesempatan untuk merasa bosan, variasi melodi gitar neoclassic plus ramuan eksotik ala Marty Friedman, komposisi rumit dan aransemen yang kaya, dan beruntunglah mereka memiliki vokalis Nils Patrik Johansson, walaupun bukan tipe bening mulus tinggi (ini dalam konteks...
Read More | Savatage - Dead Winter Dead (1995)
Menurut sejarah permetalan dunia, ada beberapa band metal yang cukup produktif membuat concept album (album yang seluruh lagunya memiliki satu tema/cerita), seperti:
- Dream Theater, dengan Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory, dan Octavarium. - Queensryche, dengan Operation: Mindcrime, dilanjutkan dengan Operation: Mindcrime II, dan American Soldier. - Avantasia, dengan The Metal Opera, The Metal Opera Part II, The Scarecrow.
dan jangan lupa, hampir semua album studio dari King Diamond! Tapi yang paling istimewa adalah Manowar, seluruh albumnya satu konsep (nggak jauh-jauh dari steel, fire, hail, kill, wind, king, dan si Odin)... just kidding!
Yang jelas, kebanyakan concept album digarap dengan serius dan berkualitas. Bahkan untuk sebagian orang (seperti saya), baru mengetahui sebuah album merupakan concept album, sudah merupakan nilai plus sendiri walaupun belum mendengar satu lagupun dari album itu.
"Korban" review kali ini adalah Savatage, dengan sebuah concept album berjudul Dead Winter Dead. Bercorak rock/metal opera, album ini mengambil setting perang di Bosnia yang memang sedang seru-serunya pada waktu itu. Storyline album ini sangat kuat, dengan memahami maknanya, akan sangat mudah terhanyut dalam komposisi musik Savatage.
Suasana suram yang terlihat pada cover album (sebuah patung gargoyle dengan latar belakang kota tertutup...
Read More | Iron Maiden - Seventh Son Of A Seventh Son (1988) Album metal wajib 7 turunan
ahun 1988 merupakan tahun bertaburan album-album metal bersejarah, misalnya Keeper Of The Seven Keys Part 2 (Helloween), Kings Of Metal (Manowar), ...And Justice For All (Metallica), State Of Euphoria (Anthrax), Transcendence (Crimson Glory), Operation: Mindcrime (Queensryche) dan lain-lain. Dan tentunya, sebuah masterpiece: Seventh Son Of A Seventh Son dari Iron Maiden.
Album Iron Maiden era 80-an semuanya spektakuler, tetapi Seventh Son Of A Seventh Son (kita singkat SSOASS biar lebih simpel, atau malah lebih ruwet?) memiliki keunikan tersendiri, dimana suara keyboard diperkenankan masuk (album sebelumnya, Somewhere In Time, sudah mulai memasukkan guitar synth). Dengan adanya keyboard, tidak berarti album ini lunak, memang tidak sebrutal The Number Of The Beast, tetapi jelas dapat membuat kuping orgasme! (hmm gimana tuh ya).
Buat saya pribadi, sebelum mengeluarkan kocek untuk membeli kaset SSOASS di jaman sekolah dulu (kemudian entah berapa kali beli kaset yang sama saking doyannya dengan SSOASS), telah mengenal Iron Maiden dengan lagu-lagu dahsyat seperti The Trooper, Run To The Hills, atau Aces High. Begitu mendengarkan SSOASS, memang tidak ada lagu seganas seperti lagu-lagu yang telah disebutkan, tetapi tidak membuat saya kecewa, karena gantinya adalah lagu-lagu luar biasa, yang entah pengaruh concept album atau sound, lagu-lagu pada...
Read More | Adagio - Underworld (2003)
"Adagio" adalah sebuah istilah dalam musik yang berarti tempo yang perlahan-lahan (slow). Sepertinya tidak nyambung dengan arti sebenarnya, Adagio yang dibahas dalam tulisan ini adalah sebuah band asal Perancis yang dipimpin oleh gitaris Stephan Forté. Band ini bermain di jalur neo-classical/symphonic/progressive metal.
Berbeda dengan kebanyakan band-band progressive metal seperti Dream Theater, Adagio memasukkan unsur-unsur symphonic serta pengaruh musik klasik yang sangat kuat. Mungkin tidak banyak band yang bereksperimen dengan berbagai subgenre seperti ini. Band yang paling dekat (yang saya tahu) adalah Symphony X dan Time Requiem. Hanya saja unsur symphonic di Adagio sangat terasa, orchestra dan paduan suara nya sangat dominan.
Sejauh ini sudah ada 5 album yang dirilis oleh mereka (4 album studio dan 1 album live). Album Underworld adalah album kedua mereka (dirilis tahun 2003), yang menurut saya adalah album paling kompleks dalam sejarah Adagio. 9 lagu dengan durasi panjang (sebagian besar lagu berdurasi di atas 7 menit) siap memuaskan para pecinta progressive metal.
Vokalis dalam album ini masih sama seperti album pertama (Sanctus Ignis) yaitu David Readman dari band Pink Cream 69, yang kalau dihubung-hubungkan akhirnya sampai juga ke Helloween (band favorit para pembaca reviewmusik.com).
Porsi pemain keyboard di album...
Read More | God Of War III - Blood & Metal (2010) Pertarungan Dewa-dewa Metal
God Of War III: Blood & Metal merupakan EP (Extended Play) atau mini album dari sebuah video game God Of War III, yang dibuat khusus untuk platform PS3. Sulit bagi penggemar metal untuk tidak melirik EP ini, berhubung band pengisinya adalah nama-nama seperti Dream Theater, Opeth, Trivium (dan band lainnya yang kebetulan saya belum pernah dengar). Tapi cukup ada 3 nama itu sudah membuat kuping penasaran.
1. Killswitch Engage - My Obsession
Intro yang menjanjikan, penuh energi dan cadas, man! Riff melodiknya mengingatkan saya dengan "Flash of the Blade"-nya Iron Maiden, walaupun seksi vokal nggak ikutan mirip Bruce Dickinson, karena suara yang terdengar adalah vokal kasar ala thrash metal. No problem! Masih cocok dengan musiknya. Sayang, musiknya melemah ditengah lagu, tempo melambat dan menjadi antiklimaks untuk sebuah lagu yang awalnya bikin head-banging.
Score: 3/5
2. Trivium - Shattering The Skies Above
Trivium tampil dengan lagu yang menawarkan salah satu ciri khasnya: gempuran double bass pedal super cepat, blast beat dah pokoknya. Tetapi sang drummer bukanlah Travis Smith yang memang terkenal dengan speednya, posisinya telah digantikan oleh Nick Augusto, dan hasilnya tidak mengecewakan. Buat...
Read More | Orianthi - Believe (2009)
Gitaris cewek dengan skill ngegitar tinggi bukanlah hal yang langka. Menjadi langka kalau gitaris itu sudah dipercaya mengiringi Steve Vai, Carlos Santana, dan Michael Jackson. Hal inilah yang dimiliki oleh Orianthi, cewek kelahiran Australia, 22 Januari 1985. Album "Believe", memiliki potensi pendengar dari berbagai kalangan: penggemar pop, rock, atau bisa saja menarik perhatian fans Steve Vai (berhubung ada 1 lagu dimana Vai ikut bermain).
"According To You" membuka album ini dengan meyakinkan, riff catchy dengan beat yang menghentak segera membuat lagu ini akrab di telinga. Melody gitar dengan nuansa rock yang kental menyisip di beberapa bagian dengan pas, solo gitar Orianthi yang begitu furious untuk genre pop rock jelas menarik perhatian tersendiri. Vokal Orianthi sendiri tidaklah jelek, walaupun saya membayangkan akan lebih baik jika karakter vokalnya dapat segalak permainan gitarnya, apalagi liriknya sudah mendukung buat mengeluarkan emosi: "According to you, I`m stupid, I`m useless, I can`t do anything right".
Selanjutnya, "Suffocated" menunjukkan range vokal Orianthi yang mampu bernyanyi rendah maupun mendaki nada tinggi. bernuansa rock alternatif dengan aransemen yang cukup kompleks tetapi tetap rapi. Lagu ini memang sedikit berbeda dengan gaya keseluruhan album, mungkin karena merupakan cover version dari Sound the Alarm.
Lagu-lagu selanjutnya...
Read More | |